Cara Mencegah HIV AIDS

Semboyan “pencegahan lebih baik daripada pengobatan”, selamanya benar. Bahkan, sangat benar dalam kasus ini. Karena begitu seorang dinyatakan positif terkena AIDS, hanya keajaiban yang akan mampu menyelamatkan diri atau hidupnya. Sebab hingga kini, belum pernah terdengar ada yang lolos dari cengkeraman AIDS.

Berikut ini, cara-cara mencegah dan menghindarkan diri sejak dini dari ancaman virus yang berbahaya itu. Yang telah banyak dianjurkan dan dijadikan pedoman untuk membantu memberi penerangan, pemahaman bagi semua orang, terutama orang-orang di sekitar lingkungan yang dicurigai sebagai daerah cukup rawan/ subur untuk penyebaran dan pertumbuhan/perkembangan AIDS

1. Meningkatan sistem pertahanan tubuh, makan cukup gizi, cukup olahraga dan cukup istirahat. Tindakan yang juga perlu disarankan adalah :

– Berusaha untuk selalu mengatasi/menghalai stress (karena stress adalah penyebab utama datangnya berbagai macam penyakit)

– Mengurangi/menghentikan pemakaian obat inhalan seperti amyl dan butyl nitrit, narkotika, serta alkohol.

– Memperhatikan higienis tubuh serta alat kelamin

– Menghindari diri dari pemakaian jarum suntik bersama-sama dan semua alat yang terkena darah penderita AIDs harus disterilkan dengan cara direndam semalam suntuk, dengan larutan natrium hipoklorit 0,2%

2. Kedua mencegah eksposur (pembukaan yang berhubungan) dengan AIDS dan penyakit yang ditularkan melakukan kontak seksual dengan cara :

– Menghindari kontak seksual dengan orang yang sedang mengidap penyakit AIDS (orang yang mempunyai risiko terhadap AIDS), berganti-ganti pasangan dan berhubungan dengan cara tidak lazim yang bisa menyebabkan pendarahan, baik itu hubungan seks jenis normal alias laki-laki dengan perempuan maupun berhubungan seks sejenis.

– Sanggama anal (seodom yang dilakukan melalui dubur) berkaitan erat dengan AIDS, karena lapisan rektum (anus) lebih tipis atau mudah robek, atau terjadi abrasi(luka goresan), tidak seperti vagina yang mempunyai lapisan pelindung Sanggama anal juga membuka kontak langsung cairan mani (semen) dengan darah, hal tersebut terjadi dnegan oral genital seks sebab, mulut dan gusi merupakan bagian tubuh yang paling mudah mengalami pendarahan, setiap kontak langsung dengan darah atau cairan mani dari penderita AIDS, bisa meningkatkan resiko terkena AIDS.

– Resiko besar terjangkit AIDS adalah bila berhubungan seks dengan wanita tunasusila (WTS), kaum homo atau kaum wadam

– Jika mau dalam arti serius, cara yang paling menjamin keamanan adalah cuma ini, yakini dan jalani hubungan seks yang aman (safe sex) yang merupakan satu-satunya interaksi seksual yang benar, legal, normal dan halal hanya tersedia di dalam rumah tangga dengan istri/suami.


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Pengobatan Hiv / Aids, Buah Merah Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Bagi Penderita HIV/AIDS, KLLIK DETAIL DISINI!
=====================================


This entry was posted in Gejala Hiv and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *